Jumat, 19 Maret 2010

MATERI BIDANG INFORMASI OBAT Tema : “Informasi Umum Mengenai Obat Bagi Masyarakat”

Informasi Umum

Dapatkan obat dengan benar

Gunakan obat dengan benar

Simpanlah obat dengan benar

Buanglah obat dengan benar

Bila anda ragu konsultasi kepada à APOTEKER

Informasi yang tertera pada kemasan :

1. Indikasi

Kegunaan atau manfaat dari suatu obat

2. Kontra-indikasi

Keadaan atau penyakit dimana seseorang tidak diperbolehkan menggunakan obat tertentu

3. Efek samping

Efek yang tidak diinginkan pada saat menggunakan obat

4. Dosis obat

Batas yang digunakan oleh seorang pasien berdasarkan umurnya

5. Cara pakai

Gunakan obat hanya seperti petunjuk cara pakai, pada waktu yang tepat

6. Perhatian dan peringatan

Apa saja yang tidak boleh dilakukan pada saat sedang mengkonsumsi obat

7. Cara penyimpanan obat

Menyimpan dengan baik dan benar

Marilah berhati-hati sebelum minum obat

Bacalah aturan pakai

Penggolongan obat :

Ø Obat bebas

Dijual bebas di warung kelontong, toko obat berizin, supermarket serta apotek.

Ø Obat Narkotika

Berasal dari tanaman yang dapat menyebabkan perubahan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan

Ø Obat keras

Obat yang hanya boleh diberikan atas resep dokter, dokter gigi dan dokter hewan

Ø Obat Wajib Apotek

Obat keras yang dapat diserahkan apoteker kepada pasien di apotek tanpa resep dokter

Ø Obat Bebas Terbatas

Obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan


Peringatan :

* P.no.1

Awas! Obat keras

Bacalah aturan memakainya

* P.no.2

Awas!Obat Keras

Hanya untuk kumur, jangan ditelan

* P.no.3

Awas! Obat Keras

Hanya untuk bagian luar badan

* P.no.4

Awas! Obat keras

Hanya untuk dibakar

* P.no.5

Awas! Obat keras

Tidak boleh ditelan

* P.no.6

Awas! Obat keras

Obat wasir, jangan ditelan

Penggunaan Obat Yang Benar


Perhatikan cara pengonsumsian obat yang benar:

N Minumlah obat sesuai anjuran dan aturan yang tertera pada kemasan obat, kecuali ada saran lain dari tenaga medis

N Penggunaan obat bebas atau obat bebas terbatas tidak dimaksudkan untuk digunakan secara terus menerus.

N Jangan mencampur berbagai jenis obat dalam satu wadah.Brosur atau etiket pada wadah obat jangan dibuang, karena di situ tercantum informasi penting mengenai obat dan cara penggunaannya.

N Untuk menghindari kesalahan, jangan meminum obat di tempat gelap. Bacalah cara pemakaian setiap kali sebelum meminum obat.

N Jika pemakaian obat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti gatal-gatal, segera hubungi tenaga medis.

N Jika Anda merasa obat yang digunakan tidak memberikan manfiaat segera berkonsultasi dengan tenaga medis, misal:

ü Setelah minum obat penurun panas selama dua hari, demam atau panas tidak menurun.

ü Setelah minum obat pereda nyeri selama lima hari, rasa nyeri tidak menghilang.

ü Batuk berlangsung lebih dari tiga hari atau setelah mengonsumsi obat bebas tidak ada perbaikan atau penyakit menjadi bertambah berat.

Penyimpanan Obat


Agar kualitas obat terpelihara, sebaiknya:

Ø Jauhkan dari jangkauan anak.

Ø Simpan obat dalam kemasan aslinya dan dalam wadah tertutup rapat.

Ø Simpan obat ditempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Ø Jangan menyimpan obat di tempat panas dan atau lembab karena dapat menyebabkan obat jadi rusak.

Ø Jangan disimpan pada lemari pembeku. Menyimpan obat dalam lemari pendingin hanya dilakukan bila disebutkan dalam etiket atau kemasan obat. Jaga agar obat dalam bentuk cair jangan menjadi beku.

Ø Jangan tinggalkan obat di dalam mobil dalam jangka waktu lama karena perubahan suhu dapat merusak obat.

Ø Segera buang obat yang telah kadaluwarsa.Datanglah ke apotek untuk mendapatkan obat dan informasi yang benar!

Ø Tanyakanlah permasalahan obat anda kepada APOTEKER.

Beberapa macam sediaan obat yang umum digunakan :

Obat Oral

  • Jika mendapat kesulitan dalam meminum obat dalam sediaan yang diberikan, hubungi tenaga kesehatan untuk minta sediaan yang sesuai.
  • Ikuti petunjuk tenaga kesehatan, seperti apakah obat diminum, sebelum atau sesudah makan.
  • Jika minum obat dalam bentuk cair,gunakan sendok takar bukan sendok makan.

Obat tetes mata dan salep mata

  • Obat ini termasuk obat steril, maka untuk mencegah kontaminasi, ujung wadah obat jangan terkena permukaan lain dan tutup rapat sesudah digunakan.
  • Cara penggunaan obat ini dimulai dengan mencuci tangan, menengadahkan kepala, menarik kelopak bagian bawah, lalu teteskan / oleskan,tutup mata dan biarkan selama 1-2 menit.
  • Setelah digunakan,bilas kemudian cuci tangan kembali.
  • Obat yang telah terbuka dan dipakai tidak boleh disimpan > 30 hari untuk digunakan lagi, karena mungkin sudah terkontaminasi kuman.
  • Jangan gunakan 1 obat tetes mata untuk lebih dari 1 orang.

Obat tetes Hidung

  • Cara penggunaan obat ini dimulai dengan membersihkan hidung, menengadahkan kepala, teteskan obat, tahan posisi kepala selama beberapa menit. Bersihkan ujung tetes hidung dengan air panas dan lap dengan tisu.
  • Jangan gunakan satu obat untuk lebih dari 1 orang.

Obat tetes Telinga

  • Ujung wadah sediaan tidak boleh terkena benda lain, agar tidak terkontaminasi.
  • Cara penggunaan obat ini dimulai dengan memiringkan kepala atau berbaring miring, lalu telunjuk diletakkan didepan tragus, dan mendorong ke depan, sedangkan ibu jari dan jari tengah menjepit daun telinga dan menariknya keatas (dewasa) atau kebawah (anak-anak). Kemudian teteskan obat, dan biarkan beberapa menit.
  • Setelah digunakan,ujung wadah cukup dikeringkan dengan tisu, jangan dibilas.

Supositoria

  • Cara penggunaan dimulai dengan mencuci tangan, lalu buka bungkusnya dan lunakkan supositoria dengan air. setelah berbaring, masukkan supositoria ke dalam anus dengan jari. Jika supositoria terlalu lunak sebelum digunakan masukkan ke lemari es atau rendam dahulu dalam air dingin. Cucilah tangan setelah memasukkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar